Penjual Koran, Pengamen Buta Dan Penjual Tape Singkong

31/10/2010 at 10:05 pm 4 comments


Add an ImageAhhh Pagi ini hari minggu seperti biasa aku berangkat kuliah disaan orang 2 sedang liburan dan bersantai dengan keluarga dirumah, serta menikmati enaknya liburan di hari minggu. Ku berangkat dengan semangat ke kota semarang. Uppss… seperti biasa juga banjir tuh Terminal Terboyo, gak surut 2. Padahal udah 1 tahun lebih kondisi kayak gitu. Hari ini aku berniat bolos satu season, karena jm 4 aku mesti kondangan dirumah temen SMP sekalian deh reuni. Seperti yang terjadwal aku keluar kampus jam 1 setelah selesai makan siang dan sholat.

Lama banget bis mini jurusan terminal dateng, Fuhhh…bisa kesorean nich. Akhirnya setengah jam berlalu bis mini pun dateng, kumenuju terminal dengan kondisi lelah karena jenuh menunggu bis gak kunjung dateng. 1/4 jam berlalu sampailah di terminal Terboyo dan kondisinya tak sedikitpun berubah, sama kayak tadi pagi Banjir..!!. Kulihat disana Seorang penjual koran setengah tua yang biasanya ngajak ku ngobrol saat nunggu bis nusantara berangkat. Mendekatlah tuh bapak penjual koran sambil menyapa. “Mo pulang bos???!!, bagi2 dong dagangan masih banyak nich”, kayaknya dia menawarkan korannya yang tak habis hari ini. Duhh padahal duit mepet nih, rencana mo tak buat kondangan. Ah tak pa2 lah akhirnya Kubeli satu Jawa Pos dengan harga Rp.3000. 5 menit aku ngobrol dengannya, dan akhirny aku berpamitan karena bis nusantara udah berngkat. Duh sial nih aku ambil kursi 3 di bis, krn tiba 2 wanita gendut duduk disebelahku, udah kursi 2 diduduki sendiri, mana makan mulu lagi.

Jadi gak nyaman baca korannya. Jadi kuputuskan untuk pindah ke kursi paling belakang, disamperin lg deh ama bapak 2 setengah tua berpeci. Ngobrol lagi deh, karena ndak enak aku sodorin deh tu koran biar tuh bapak ikutan baca. Namun dia menolaknya, “Maaf mas saya ndak bisa baca, mata saya udah gak kelihatan, udah lama terkena penyakit katarak”. Woohhh…!!! tercengang aku mendengarnya karena tak kelihatan ni bapak buta. Dan kulanjutkan ngobrol dan bertanya. “Turun mana pak???”, bapak tuh menjawab “Saya ndak punya rumah mas, wong ini aja lagi cari rejeki, bisane nyanyi ya nyanyi di bis”.

Tak lama bapak ini maju ke kursi depan untuk memulai mengamen, terenyuh hatiku saat dia menyodori kaleng, dan aku rogoh kantong kuberi uang seadanya walau gak seberapa semoga saja bermanfaat buat dia. Dan di terminal demak turunlah nih bapak, sesosok lelaki dengan langkah gontai entah pulang atau mau melanjutkan aktifitasnya tampak berjalan meninggalkan bis. Seiiring kepergian pengamen buta itu, naiklah lelaki umur 30 tahunan dengan keranjang besar dan tubuh berkeringat. Nampaknya dia berdagang sesuatu, owh ternyata keranjang tape singkong, kulihat sudah laku terjual.

Lelaki tersebut memilih duduk disampingku. Owh… bau keringat bercampur aroma tape yang khas, namun aku tak sedikitpun merasa jijik karenanya. Tak lama lelaki itu tertidur pulas dengan sesekali mendengkur dan tubuhnya mengejang, mungkin karena sangat capek dan lelah bekerja seharian. Ohh.. nikmatnya orang ini tidur, pikirku dalam hati.. Dari pengalaman hari ini, aku telah ditunjukkan oleh Yang Maha Kuasa, bahwa Sebuah pekerjaan apabila dikerjakan dengan tulus, ikhlas dan jujur maka Allah yang akan memberikan rejeki dengan sendirinya.

Oh Maha Suci Allah Atas Segala Kuasanya. Sempat ku menitikkan air mata saat menuruni tangga bis di terminal Kudus….

Advertisements

Entry filed under: Motivasi.

Durian Termahal di Dunia dari Kotoran Gajah Wong Ndeso & Pasar Bebas

4 Comments Add your own

  • […] This post was mentioned on Twitter by budiyunianto, budiyunianto. budiyunianto said: Penjual Koran, Pengamen Buta Dan Penjual Tape Singkong http://dlvr.it/7qFq0 […]

  • 2. affandi  |  01/11/2010 at 2:07 am

    sampiyan kuliah apa mas? jurusannya?

  • 3. budiyunianto  |  01/11/2010 at 2:14 am

    Teknik Komputer Boss

  • 4. Mezo Chalmers  |  21/04/2015 at 1:58 am

    May I just say what a relief to find someone who genuinely knows what they’re discussing on the web.
    You definitely know how to bring an issue to
    light and make it important. A lot more people should read this and understand
    this side of your story. It’s surprising you are not more popular given that you certainly possess the gift.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


BUdi yunianto

Categories

Blog Stats

  • 12,107 hits

Statistik

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Pages


%d bloggers like this: