Para Pencari Tuhan Jilid 4 hari ke 19

29/08/2010 at 10:58 am Leave a comment


Cerita PPT jilid 4 hari ke 19 di mulai dengan Azam pulang karena kangen sama Aya. Aya yang mulai uring – uringan buruannya curiga melulu karena sudah mersa tidak enak karena merasa akan mendapat saingan dari Khalila. Bahkan Aya merasa gerah saat Azam menyebut nama kalila 2 kali dan tidak pernah menyebut namanya sekalipun padahal Aya memanggil nama Azam 3 kali, Aya merasa kasihan pada diri sendiri karena tidak mendapat perhatian lebih dari Azam . Azam yang kehausan meminta Aya untuk membuatkan kopi untuknya, Aya yang di panggil namanya hanya untuk membuat kopi berseloroh ” waduh sekali di sebut namanya cuma untuk membuatkan kopi ( mungkin emang gitu ya kalau istri lagi marah marah gara gara cemburu ). Saat Aya bikin kopi , Azam yang di serambi rumah melihat bang Sam yang sudah mulai menjual buku dengan cara mengasong, Azam yang merasa heran memanggil bang Sam, mereka berdua terlibat pembicaraan yang panjang , bang Sam yang mulai pinter menjadi sales menawarkan buku terbitan kantor Azam sendiri dengan berbagai dalih . ( ada tiga alasan mengapa Pak Azam beli buku terbitan sendiri : 1 . melariskan bukunya di pasaran.  2. membantu kesulitan orang lain ( bang Sam ) 3. Dapat pahala karena menyumbangkan buku untukanak yatim.

Siangnya Azam singgah ke Mushola menemui Bang JAck untuk mengeluhkan masalahnya, Tapi bang Jack malah menyalahkan Azam yang tidak mengunci hatinya untuk wanita lain termasuk khalila, Azam yang mendapatkan jawaban yang tidak seperti yang diinginkan pusing dan tidur di mushola karena kesal.

Sementara Trio Bajaj yang mulai jengah dengan nasibnya yang tidak pernah berubah, jika terus di Mushola Al Tauhid. Udin yang berkunjung ke rumah Pak Jalal menemui PAk Jalal yang gemetaran karena kelaparan. Di tengah -tengah diskusi PAk Jalal nyalain tungku , tapi tak ada makanan / beras yang mau di masak . Karena tidak punya beras akhirnya Pak jalal pulang ke rumah lamanya ketemu bonte yang habis berendam. Bonte yang baru saja keluar rumah langsung tanya kepada pak jalal ada apa pak jalal, pak jalal yang ditanya menjawab ” apakah ada beras yang masih ketinggalan dirumah. Bonte yang mendengar jawaban pak jalal langsung tanya untuk apa ?. Udin yang Usil langsung menimpali untuk makan burung, Bonte yang belum tahu malah nawari kroto yang dia punya . PAk Jalal akhirnya pulang rumah sama Udin ke rumah, sampai di rumah kontrakan pak jalal mereka bicara ngelantur, tiba – tiba datang orang yang mencari bantuan karena kotrakannya sudah habis, padahal dia dan keluarga harus pergi dari kontrakannya , kalau tidak bisa bayar kontrakan yang masih kurang 300.000. Udin yang tahu kalo kalau dompet Pak jalal ada uang 300.000 pas dong untukbantu orang tersebut, padahal PAk Jalal sudah bilang kalau dia cuma ada dana 50.000 tapi karena sudah terlanjur ketahuan uang 300.000 yang tinggal yang pak jalal punya akhirnya di kasihkan orang tersebut.

Pak Haji Jalal yang pusing dengan kondisinya konsultasi pada ustad Ferry dan bang Jack yang semuanya memberikan Advis yang sama, semua minta pak Haji Jalal untuk sabar. Karena sudah puas dengan jawaban bang Jack, Pak Jalal minta izin pulang berpapasan dengan chelsea yang sedang melayani nasabah , menyapa pak haji Jalal, tapi langsung didamprat pak jalal yang langsung ngeloyor pergi.

Juki dan Barong yang melihat kejadian itu langsung menertawakan Chelsea, Chelsea yang di ketawain langsung naik pitam langsung nantang barong berkelahi, tapi langsung di lerai oleh ibu – ibu pengelola warung kuliner di desa kincir. Selesai urusan dengan nasabah nya, trio Bajaj sepakat mau menemui Bang Jack untuk membicarakan bahwa mereka bertiga mau pergi dari mushola al tauhid dengan juru bicara Chelsea didampingi Barong dan Juki

Pak Rw yang ada di warung berdiskusi, berbicara mengapa mereka bertiga selalu kalah melulu. Saat ketiganya asik berdiskusi tiba – tiba datang udil ( orang kehilangan kopernya waktu itu ). Trio kwek -kwek yang ingat dan masih marah gara – gara koper yang berisi uang palsu di dalmnya mebuat warga jadi korban langsung membawa udil ke Mushola dan di serahkan kepada Bang Jack.

Udil yang sudah di interogasi oleh Bang JAck , Trio Bajaj dan trio Kwek, menceritakan bahwa uang palsu tersebut hanya untuk keperluan Shooting film jadi bukan uang beneran, Udil yang sudah memberikan keterangan semua ihwal keberadaan koper yang berisi uang palsu. boleh pulang karena memang tidak ada niat bohong dengan keberadaan uang dalam kopernya, tapi uang itu hanya untuk kebutuhan shooting saja.

Advertisements

Entry filed under: Para Pencari Tuhan Jilid 4.

Para Pencari Tuhan Jilid 4 hari ke Tujuhbelas Para Pencari Tuhan Jilid 4 hari 22

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


BUdi yunianto

Categories

Blog Stats

  • 12,107 hits

Statistik

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Pages


%d bloggers like this: