Para Pencari Tuhan Jilid 4 hari ke Tujuhbelas

27/08/2010 at 12:29 am 7 comments


PAda PPt Jilid 4 hari ke Tujuhbelas adalah review cerita hari ke limabelas sebagai berikut : Paginya bang Jack langsung curhat sama ustad Ferry yang merupakan panutan desa Kincir. Bang Jack bercerita bahwa seluruh desa telah di butakan oleh koper yang berisi banyak uang dalam koper, dan gara – gara koper tersebut murid bang Jack yaitu Chelsea , Barong dan Juki yang selalu dibanggakan bang Jack main mata dan sembunyi – sembunyi mencari keuntungan sendiri tanpa sepengetahuan bang Jack . Ustad Ferry yang mendapat curhat dari bang Jack , langsung membicarakan soal uang palsu tersebut untuk melaporkan keberadaan uang palsu yang sangat banyak. Bang Jack yang merasa tidak puas dengan jawaban Ustad ferry langsung membentaknya ( karena mersa ustad ferry tidak tertarik dengan masalahnya, tapi malah bicara soal uang dan polisi ) kemudian ustad Ferry menyadari jawabannya salah langsung minta maaf sama bang Jack. Karena sudah cukup lama bertamu dirumahnya , Haifa mempersilakan Bang Jack untuk makan. Di meja makan ustad Ferry masih membicarakan masalah desa Kincir yang tempat wisata kulinernya jadi hancur gara – gara pepesan kosong ( koper berisi uang palsu ) Bang Jack dengan santai mengatakan memang sudah sepantasnya kalo tempat wisata kuliner desa kincir hancur karena menjadi tempat ke musrikan.

Di rumah Asrul dan Mira mulai bergegas / berkemas pindah rumah kontrakan yang baru ( Asrul membayangkan masa lalunya dimana kondisi mereka yang di waktu yang lalu , dimana azrul berwasiat kepada anank – anaknya agar hanya bersandar pada Allah SWT segala keluh kesah  Lihat PPT jilid 3 – red ). Azrul yang bolak – balik masuk rumah , kembali di ingatkan Mira apa ada yang masih ketinggalan ( Azrul yang di tegur malah bergumam seandainya bisa maka rumah kontrakannyapun ingin dia bawa ke kontrakan yang baru juga ) sampai di rumah kontrakan yang baru anak – anak asrul terlihat sangat ceria dengan kontrakan yang lumayan luas dan bagus sementara Mira yang ada di serambi rumah sedang memperhatikan Bang Asrul yang sedang berandai – andai tentang bentuk warung Soto Bataknya yang akan di modifikasi dari mulai tempat duduk pelanggan dan parkir serta penataanya yang semua akan di serahkan kepada Udin. Mira yang di tanya malah mengatakan bila nanti bang Asrul sudah sukses apakah akan berubah sifat sederhana yang selama ini menjadi milik mereka sekeluarga, Asrul pun menjawab Abang tidak akan berubah sampai kapanpun karena kesederhaan adalah harta satu – satunya yang mereka miliki dan tak akan pernah berubah dari kehidupan mereka , mira yang mendapat jawaban dari sang suami merasa lega ) .

Sementara di rumah pak haji Jalaludin sedang berkemas – kemas pergi dari tempat tinggalnya karena dia sudah merasa tidak memiliki hak lagi untuk tinggal di rumahnya . Udin dan Bonte yang sudah siap dengan semua koper pak haji jalaludin yang  sudah di atas motor , jadi bingung karena tidak tahu mau di bawa kemana ?

Udin pun  bertanya pada Pak Haji Jalaludin ” barang – barang ini mau di bawa kemana ? yang di tanya juga bingung karena tidak tahu mau pindah kemana . Udin yang bingung bertanya sambil membentak  Pak Haji Jalaludin , karena lagi sensitif pak Jalal tidak tahan mendapat bentakan dari Udin dan Bonte malah nangis karena bingung mau tinggal dimana ? . Pak Haji Jalaludin yang sudah makin kesal minta Udin dan Bonte untuk mencarikan kontrakan hari ini juga dan harus dapat. Bonte yang tanya melulu malah menjadi sasaran kemarahan Si udin yang jadi ikut – ikutan BT . Bonte  dan Udin yang bingung mengembalikan semua barang Pak Haji Jalaludi ke dalam rumah lagi, sambil tanya cari kontrakannya yang bagaimana di jawab ” pak jalal terserah ” dasar udin dan bonte yang makelar kelas wahid mau mencarikan kontrakan yang mahal ( biar dapat komisi yang gede kali yeee hheheheheh ) Pak jalal yang dengar bisik – bisik mereka berdua minta di carikan kontrakan yang murah sambil membentak   ( bonte dan udin yang ketakutan langsung lari terbirit – birit )

Di Mushola al Tauhid Azam sedang curhat sama trio Bajaj yang di minta pak Haji Jalaludin untuk berpoligami dengan menikahi kalila , yang di tanya juga bingung karena mereka sendiri pada belum pernah berpoligami ( heheheheh nikah saja belum kok di mintai pendapat poligami zam – zam heheheheheh ). Disaat diskusinya mulai seru, datang bang Jack dari rumah Ustad Ferry, langsung menanyakan kerugian yang di alami tempat wisata desa kincir  serta ke tersediaan dana BMT al tauhid untuk mengcover recovery para pedagangnya . Azam menjawab bahwa mereka berempat sedang melakukan kalkulasi kerugian yang di timbulkan dan Dana BMT hanya mampu mensuplay dana maksimal 3 bulan saja ). Bang Jack yang pulang membawakan Makanan dari ustad Ferry tidak mau menyapa dan memberikan makanan yang di bawa langsung kepada trio Bajaj karena merasa heran Azampun bertanya pada Bang Jack ” Kan Abang Kenal sama mereka bertiga , apa jawaban bang Jack dulu emang kenal tapi sekarang samar – samar gara – gara pepesan kosong ( koper yang berisi uang palsu) ( hehehehe ngambek bang jack ya kwk wkwkwkwkwk ).

Trio Bajaj yang juga tidak kalah gengsi tidak mau makan , Bang Jack yang tahu hal itu malah minta sama Azam untuk meletakkan makanan yang sudah di bawa Azam ke tempat jebakan tikus , tapi Trio Bajaj yang belum makan dari pagi langsung menyerbu , tak tahunya makanan yang di bawa cuma satu bungkus. Bang Jack yang di tanya langsung menjawab satu bungkus untuk bertiga sambil bersungut – sungut lucu sekali. Azam yang masih berada di Mushola masih bingung dengan permintaan Pak Jalal curhat sama bang Jack yang di jawab berputar – putar yang membuat Azam makin berang., Akhirnya Bang Jack usul pada Azam untuk tanya perasaan Kalila saja dulu.

Malamnya di rumah Azam yang mau mengabarkan kalau Pak Jalal menawari Azam untuk berpoligami ( malah ngomong berpolitik ) , karena serba salah dan salah tingkah Azam terus ngeloyor ke kamar.

Aya yang sedang utak – atik Laptop ( kembali ke laptop istilahnya mas rhenaldi thukul arwana ) menjadi curiga dengan kegelisahan yang di alami suaminya , setelah berpikir sejenak sambil memikirkan cerita suaminya Aya menemukan kejanggalan jawaban Azam, kurang puas dengan jawaban Azam , Aya kembali memanggil Suaminya serta menyimpulkan tidak mungkin PAk Haji Jalal berbicara tentang politik karena saat ini beliau baru saja mengalami masalah finansial yang lumayan berat dan Aya menyimpulkan kalau Azam di Minta Pak Jalal Untuk melakukan poligami dengan menikahi Kalila. Aya yang temperamental dan tahu gelagat kurang baik emosinya memuncak serta merta pergi ke dapur membanting panci dengan kasar . Azam yang yang ada di ruang tamu kaget , Aya yang melihat kekagetan Azam langsung minta maaf dengan sangat sinis.

Azrul yang sudah mulai menjadi kaya ( kehidupan ekonominya mulai membaik ) curhat sama Ustad Ferry tentang kekwatiran istrinya ( Mira ) akan perubahan sikap Bang Azrul Jika menjadi kaya kelak.

Udin dan Bonte yang bingung mendapat amanat dari Pak Jalal untuk mencarikan kontrakan akhirnya kembali dan melapor kalau di desa mereka sudah tidak ada kontrakan lagi yang murah dan yang ada hanya yang mahal ( Pak Haji Jalal yang masih merasa kaya bilang emang gue sudah gak sanggup lagi bayar kontrakan yang mahal apa?  selorohnya ). Tapi takut pak Haji jalal tidak mau. Bonte dan Udin yang mengetahui keberadaan rumah kontrakan Bang Asrul yang sudah kosong karena di tinggal penghuninya memberi saran Pak Jalal untuk mengontrak rumah tersebut. Lagi – lagi Udin yang Sok Bijaksana menasehati Pak Jalal kalau hidup di tempat yang mewah ataupun  di tempat yang sempit sama saja, kalau mati sama – sama di masukkan ke kuburan dan di gebukin sama tanah ( di timbuni tanah – red ), PAk Haji Jalaludin yang mendengar nasehat Udin bersungut – sungut serta meminta Udin menemaninya , Tapi udin memberitahu kalau di rumah ini sudah ada malaikat yang akan menemani Beliau, sedang Udin sendiri di rumah sudah banyak malaikat yang dengan setia menemaninya !!!!!!!!!!

Beginilah akhir PPT Jilid 4 hari ke tujuh belas , bagaimana Kemelut yang di alami Pak Haji Jalaludin apakah beliau bisa menerima kenyataan yang sedang di hadapinya dengan ikhlas, bagaimana dengan Azam yang di minta berpoligami ,adakah secercah harapan yang bisa membuat azam mendapatkan dua pujaan hatinya dan sekaligus membantu amanah Pak Jalal , dan apakah Trio bajaj di cerita PPT jilid 4  akan mendapatkan jodoh masing – masing . hanya sutradara dan penulis naskah yang tahu . Kalo Boleh Usul , mendingan Kalila di jadikan sama bang JAck saja karena bang Jack juga pria yang baik dari segi agama , tapi kalau mau making love dimana ya ???? , sedangkan bang Jack sendiri tinggal di mushola sebagai marbot dan di situ sudah ada 3 trio Bajaj dan Bang Jack  jangan – jangan nanti malah di intip mereka bertiga , wah kayaknya kalo bisa seperti ide saya bisa asik dan ceritanya pasti makin berkembang heheheeheheheheheh just kidding ) tapi kalo di terima ya tolong deh honornya juga di bagiin ya bang Deddy kan termasuk kekayan intelektual tentunya dapat royalti dong , okay temen – temen semua terus bersama aku ya di sini

See you The Top  !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

Advertisements

Entry filed under: Para Pencari Tuhan Jilid 4.

Para Pencari Tuhan Jilid 4 hari Ke limabelas Para Pencari Tuhan Jilid 4 hari ke 19

7 Comments Add your own

  • 1. gunawan  |  27/08/2010 at 3:46 am

    seharusnya Kalila dikenalin ama pria yg lain
    lagipula gw curiga ama buaya!! dia jgn2 ngak hamil!! cuma gembul doank

  • 2. gunawan  |  27/08/2010 at 3:49 am

    anyway.. bisa cut morenya di paragraf2?!! biar pendek

  • 3. budi yunianto  |  27/08/2010 at 5:40 am

    Ok , saran di terima sudah tak pindah ke paragraft 2 , thank advisnya.

  • 4. gunawan  |  27/08/2010 at 9:48 am

    kayaknya lu harus masang comment di tab deh.. biar tau comment terakhir sapa aja

    btw.. buaya beneran hamil ngak?

  • 5. budi yunianto  |  27/08/2010 at 11:21 am

    kayaknya kagak deh , tapi kenapa lu bisa sentimen banget sama aya jangan jangan mantannya ya heheheh

  • 6. gunawan  |  30/08/2010 at 3:53 am

    krn gw pendukung Kalila bro

  • 7. budiyunianto  |  30/08/2010 at 5:47 am

    oh gitu ya tak pikir mantane , heheheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


BUdi yunianto

Categories

Blog Stats

  • 12,008 hits

Statistik

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Pages


%d bloggers like this: